Tampilkan postingan dengan label tentang ASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tentang ASI. Tampilkan semua postingan

22 Juli, 2008

ASI#3 Kunci Sukses Menyusui


Sebenarnya terlalu awal jika saya menyatakan diri sudah sukses menyusui, karena sampai hari ini saya baru menyusui selama 13 bulan 9 hari, masih jauh dari target menyusui hingga 2 tahun.
Tapi dari sependek pengalaman saya ini, kunci sukses menyusui cuma ....
.. Sering menyusui. Yup, sukses menyusui artinya mampu menjaga kuantitas ASI selama mungkin. Prinsip pembuatan ASI adalah berdasarkan kebutuhan (based on demand). Artinya jika sang bayi membutuhkan 800ml ASI per hari maka sejumlah itu pula yang akan diproduksi oleh payudara sang ibu. Sering menyusui (atau memerah ASI) merupakan upaya untuk mengosongkan payudara dan memerintahkan otak untuk kembali memproduksi ASI. Bahasa gaulnya neh " Gudang sudah kosong, kapten!Silakan diisi kembali." ^^
Payudara dan ASI yang tidak dikeluarkan akan memberi sinyal kepada otak bahwa tidak diperlukan produksi baru, sehingga jumlah ASI yang dihasilkan akan menurun kuantitasnya.
.. Perhatikan gizi makanan. Dari penelitian, sayuran hijau berkuah, daun katuk, rebusan air kacang hijau membantu produksi ASI dalam tubuh. Gizi ibu yang baik akan meningkatkan kuantitas ASI
.. Jaga kestabilan emosi, jangan sering bete dan marah- marah ala nenek lampir, karena ASI bekerja berdasarkan keberadaan hormon oksitosin, yang cuma terbentuk di dalam tubuh jika ibu merasa tenang dan happy. Ya, bete- bete dikit tak apa lah, namanya juga manusia, but you have to deal with your anger and cheer up your self, okay.
.. The most important key is mindset! Yakin kalau ASI kita cukup dan terbaik buat sang bayi. Tuhan sudah ciptakan payudara ibu dan tuhan gak bakalan tega biarin bayi -Nya si makhluk mungil super polos dan tak berdosa itu kelaparan. Nggak perlu khawatir dengan ucapan dan pertanyaan dari orang tua, mertua, sodara, tetangga, teman sampai orang gak dikenal yang dengan asalnya suka melontarkan pertanyaan "emang ASI kamu cukup?", "emang ASiIkamu bagus?". Untuk pertanyaan- pertanyaan gak penting ini, cuekin aja. Mereka gak tahu pentingnya ASI, tugas kamu untuk memberi "pencerahan".
Kalau masih nyolot, cuekin aja. Just feeding your baby and get confidence with your breast milk.

Jadi, selamat menyusui ibu- ibu ....

*sumber gambar ini*

ASI#2 48 Jam Tanpa Cairan

Tahu nggak, bayi yang baru lahir bisa bertahan 2 x 24 jam tanpa cairan. Hal ini disebabkan ketika dilahirkan ke dunia, bayi sudah membawa cairan yang cukup dari kandungan ibu dan mampu bertahan 2 hari tanpa cairan apapun.
Jadi, jika selama 2 hari pertama air susu ibu belum keluar, jangan khawatir bayi anda akan dehidrasi. Tetap sering letakkan bayi di dada ibu, karena isapan bayi mempercepat keluarnya ASI. ASI yang belum keluar juga bukan alasan untuk memberikan susu formula kepada bayi anda dengan alasan takut bayinya haus atau kuning.

"MENYUSUI SERENTAK IBU INDONESIA"

Dalam rangka memperingati Pekan ASI Sedunia Agustus 2008, Asosiasi
Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) mengajak para ibu untuk berpartisipasi
aktif dalam acara Menyusui Serentak Ibu Indonesia.

Tema Peringatan Pekan ASI Sedunia tahun ini adalah Mother Support :
Going for The Gold. Ya, kita semua yakin!! Dukungan sesama ibu
menyusui adalah kunci keberhasilan menyusui secara ekslusif.

Untuk semakin memantapkan dukungan kita kepada ibu-ibu menyusui,
AIMI dengan bangga mengajak semuanya untuk berpartisipasi dalam
acara : "MENYUSUI SERENTAK IBU INDONESIA" yang akan diselenggarakan
pada :

Hari, Tanggal : Sabtu, 2 Agustus 2008
Pukul : 09.00 – 13.00 WIB
Tempat : Auditorium Gelanggang Remaja Bulungan, Jln. Raya
Bulungan No. 1 Jakarta Selatan
Acara :
08.30 – 09.30 Registrasi Peserta
09.30 – 09.40 Pembukaan dan Kata Sambutan
09.40 – 10.00 Hiburan persembahan anak ASI
10.00 – 10.10 Menyusui Serentak
10.10 – 11.30 Bincang-bincang tentang "Dukungan kepada Ibu
Menyusui" bersama narasumber: dr Utami Roesli, Sp.A, MBA, IBCLC dan
Tiara Lestari dan bintang tamu TOMPI
11.30 – 12.00 Hiburan dari TOMPI dan pembagian Door Prize
12.00 – 13.00 Bazaar dan Penutupan

Untuk menjadi peserta, gampang banget... tinggal daftar melalui
email ke daftar-event@ aimi-asi. org dan semua akan dipandu melalui
email mengenai ketentuan pendaftaran dan persyaratan peserta.

Pendaftaran bisa juga melalui SMS ke Putri Tambunan di nomor 08111
9090 60 (SMS only – NO CALL).

Persyaratan Peserta :

- Peserta akan dibatasi sebanyak 200 orang.
- Pendaftaran akan ditutup pada tanggal 30 Juli 2008 pukul 18.00 WIB.
- Masih menyusui (baik bayi maupun toddler).
- Selama acara DILARANG memperlihatkan dot dan botol susu beserta
isinya.
- HTM : 25rb/ orang

Ibu yang ikut menyusui serentak akan mendapatkan apron untuk
menyusui dan sertifikat partisipan acara ini.

Selain itu, ada door prize menarik dan tak ketinggalan bazaar yang
meriah !! Semua kebutuhan ibu menyusui dan anak bakal tersedia di
sini. Dan pastinya, ada booth khusus untuk konsultasi seputar
masalah menyusui!

Rasanya nggak perlu pikir panjang lagi yaaa.. event ini harus
diikuti ! Ada dokter, ada artis terkenal, ada bazaar, ada doorprize
dan yang paling penting dari semua itu.. Partisipasi Anda di acara
MENYUSUI SERENTAK IBU INDONESIA ini akan tercatat sebagai dukungan
paling nyata untuk kesuksesan ASI Eksklusif 6 Bulan hingga 2 tahun
atau lebih..

Dukung Ibu Memberikan yang Terbaik !!

Salam ASI !
Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI)
www.aimi-asi. org

Acara ini didukung oleh :
Indovision, Kodok Ijo Kids Photography, Sajian Sunda Sambara, Dian
Kenanga Totok Aura

Media Partner :
Majalah Parents Guide, Nakita, NOVA, 90.4 Cosmopolitan FM, 89,6 FM I-
Radio Jakarta

30 Juni, 2008

ASI#1 ASI adalah Satu- satunya Makanan Bayi 0-6 bulan

Bener ibu- ibu bapak- bapak ...
ASI itu satu- satunya makanan bayi sampai bayi berumur 6 bulan
dan merupakan makanan terbaik.Bukan susu sapi (susu formula), bukan pisang :)
Pencernaan bayi 0-6 bulan cuma siap nerima ASI,
makanya kenapa ada anjuran dari WHO untuk memberikan ASI eksklusif
yang artinya tanpa tambahan air putih, madu, pisang, sufor, air teh dll).
Jangan khawatir deh soal gizi, pasti cukup kok.
Komposisi ASI tuh udah top markotop, khusus buatan tangan tuhan untuk hambanya,
jadi udah pasti sempurna dan sesuai ma kebutuhan tubuh manusia.

Nah, setelah 6 bulan baru pencernaan bayi siap untuk menerima makanan selain ASI.
Jaman dulu, bayi baru 2 bulan aja udah dikasih pisang ma emak dan nenek kita.
Alasannya bayi rewel, nangis mulu, trus dikasi pisang langsung diam.
Ya iyalah diam, wong lagi maem kok, wong lambungnya dan sistem pencernaannya sedang bekerja keras karena dipaksa mencerna makanan sebelum waktunya.
Begitu juga dengan susu formula yang asalnya adalah susu sapi.
Tubuh manusia siap untuk mengolah protein dan laktosa yang terdapat di dalam susu sapi setelah usia 6 bulan.
Jika diberikan sebelumnya, ya itu tadi .. kita cuma akan membuat lambung dan pencernaannya bekerja jauh lebih keras sebelum waktunya.
Kasian kan, jangan zalim ah! heheheee...

Jadi wahai para orang tua, jangan lupa beri bayi anda ASI eksklusif.
ASI adalah Hak asasi bayi (beneran lho ini, serius lho ini!!;))
dan jangan bersikap zalim dengan memberikan makanan dan minuman lain yang sesungguhnya ia tidak siap menerimanya.

Happy Breastfeeding Parents...

05 Mei, 2008

i love breastfeeding


baru saja selesai menyusui sang bayi..
tertidur di pelukan, ada bulir- bulir keringat di dahinya
dan saya selalu suka menyekanya..

terkadang saya lupa betapa saya amat mencintai momen ini,
saat ia menghisap dan mengambil saripati kehidupan yang Tuhan telah lama kirimkan untuknya,.. melalui saya.
Kadang saya mengeluh harus terbangun di tengah malam.
sungguh, hati menyesal jika terkadang jadi tidak ramah pada pukul 2 dinihari.
(i'm sorry beib^_^)
tapi saya tahu di dalam hati saya, saya selalu mencintai saat- saat menyusuinya.

Rasanya saya amat sempurna hehe *narcissa mode on*
dan juga bangga, ..
karena saya telah memberikan makanan terbaik,
makanan godmade, istimewa karena diracik oleh "super koki" selama 9 bulan.
Wujud kecintaan Tuhan untuk setiap bayi-Nya di dunia

i love you, raka
menyusuilah sampai kapan kita berdua inginkan ..

.. Happy Breastfeeding,parents ..

30 Maret, 2008

artikel : Islam dan Bank ASI

artikel ini saya ambil dari milis Asiforbaby, silakan dibaca..semoga berguna dan menjawab keraguan dan kebingungan (nyang gak bingung..yah sutra hehehe..)


Ustadz Menjawab
bersama Ust. H. Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan
Bank Susu Dalam Perspektif Islam

Senin, 22 Okt 07 07:21 WIB

Kirim teman

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Pak ustad yang saya hormati, saya ingin menanyakan tentang hukum bank susu dalam perspektif Islam. Bagaimana pandangan Islam terhadap praktek bank susu ini?

Terima kasih

Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Ana Widyawati
widya_wt87
Jawaban

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wababarakatuh,

Di masa sekarang ini kita memang dikejutkan dengan berita telah berdirinya bank khsusus untuk menampung air susu ibu. Para ulama kontemporer memandangkan dari beberapa sudut pandang yang berlainan, sehingga yang kita temui dari fatwa mereka pun saling berbeda. Sebagian mendukung adanya bank air susu tapi yang lainnya malah tidak setuju.

1. Pendapat Yang Membolehkan

Ulama besar semacam Dr. Yusuf Al-Qaradawi tidak menjumpai alasan untuk melarang diadakannya semacam "bank susu." Asalkan bertujuan untuk mewujudkan maslahat syar'iyah yang kuat dan untuk memenuhi keperluan yang wajib dipenuhi.

Beliau cenderung mengatakan bahwa bank air susu ibu bertujuan baik dan mulia, didukung oleh Islam untuk memberikan pertolongan kepada semua yang lemah, apa pun sebab kelemahannya. Lebih-lebih bila yang bersangkutan adalah bayi yang baru dilahirkan yang tidak mempunyai daya dan kekuatan.

Beliau juga mengatakan bahwa para wanita yang menyumbangkan sebagian air susunya untuk makanan golongan anak-anak lemah ini akan mendapatkan pahala dari Allah, dan terpuji di sisi manusia. Bahkan sebenarnya wanita itu boleh menjual air susunya, bukan sekedar menyumbangkannya. Sebab di masa nabi, para wanita yang menyusui bayi melakukannya karena faktor mata pencaharian. Sehingga hukumnya memang diperbolehkan untuk menjual air susu.

Bahkan Al-Qaradawi memandang bahwa institusiyang bergerak dalam bidang pengumpulan ‘air susu’ itu yang mensterilkan serta memeliharanya agar dapat dinikmati oleh bayi-bayi atau anak-anak patut mendapatkan ucapan terima kasih dan mudah-mudahan memperoleh pahala.

Selain Al-Qaradawi, yang menghalalkan bank susu adalah Al-Ustadz Asy-Syeikh Ahmad Ash-Shirbasi, ulama besar Al-Azhar Mesir. Beliau menyatakan bahwa hubungan mahram yang diakibatkan karena penyusuan itu harus melibatkan saksi dua orang laki-laki. Atau satu orang laki-laki dan dua orang saksi wanita sebagai ganti dari satu saksi laki-laki.

Bila tidak ada saksi atas penyusuan tersebut, maka penyusuan itu tidak mengakibatkan hubungan kemahraman antara ibu yang menyusui dengan anak bayi tersebut.

2. Yang Tidak Membenarkan Bank Susu

Di antara ulama kontemporer yang tidak membenarkan adanya bank air susu adalah Dr. Wahbah Az-Zuhayli dan juga Majma' Fiqih Islami. Dalam kitab Fatawa Mua`sirah, beliau menyebutkan bahwa mewujudkan institusi bank susu tidak dibolehkan dari segi syariah.

Demikian juga dengan Majma' Fiqih Al-Islamimelalui Badan Muktamar Islam yang diadakan di Jeddah pada tanggal 22 – 28 Disember 1985/ 10 – 16 Rabiul Akhir 1406. Lembaga inidalam keputusannya (qarar) menentang keberadaan bank air susu ibu di seluruh negara Islam serta mengharamkan pengambilan susu dari bank tersebut.

Perdebatan Dari Segi Dalil

Ternyata perbedaan pendapat dari dua kelompok ulama ini terjadi di seputar syarat dari penyusuan yang mengakibatkan kemahraman. Setidaknya ada dua syarat penyusuan yang diperdebatkan. Pertama, apakah disyaratkan terjadinya penghisapan atas puting susu ibu? Kedua, apakah harus ada saksi penyusuan?

1. Haruskah Lewat Menghisap Puting Susu?

Kalangan yang membolehkan bank susu mengatakan bahwa bayi yang diberi minum air susu dari bank susu, tidak akan menjadi mahram bagi para wanita yang air susunya ada di bank itu. Sebab kalau sekedar hanya minum air susu, tidak terjadi penyusuan. Sebab yang namanya penyusuan harus lewat penghisapan puting susu ibu.

Mereka berdalil dengan fatwaIbnu Hazm, di mana beliau mengatakan bahwa sifat penyusuan haruslah dengan cara menghisap puting susu wanita yang menyusui dengan mulutnya.

Dalam fatwanya, Ibnu Hazm mengatakan bahwa bayi yang diberi minum susu seorang wanita dengan menggunakan botol atau dituangkan ke dalam mulutnya lantas ditelannya, atau dimakan bersama roti atau dicampur dengan makanan lain, dituangkan ke dalam mulut, hidung, atau telinganya, atau dengan suntikan, maka yang demikian itu sama sekali tidak mengakibatkan kemahraman

Dalilnya adalah firman Allah SWT:

'Dan ibu-ibumu yang menyusui kamu dan saudara perempuanmu sepersusuan...' (QS An-Nisa':23)

Menurut Ibnu Hazm, proses memasukkan puting susu wanita di dalam mulut bayi harus terjadi sebagai syarat dari penyusuan.

Sedangkan bagi mereka yang mengharamkan bank susu, tidak ada kriteria menyusu harus dengan proses bayi menghisap puting susu. Justru yang menjadi kriteria adalah meminumnya, bukan cara meminumnya.

Dalil yang mereka kemukakan juga tidak kalah kuatnya, yaitu hadits yang menyebutkan bahwa kemahraman itu terjadi ketika bayi merasa kenyang.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ اُنْظُرْنَ مَنْ إِخْوَانُكُنَّ, فَإِنَّمَا اَلرَّضَاعَةُ مِنْ اَلْمَجَاعَةِ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari Aisyah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Perhatikan saudara laki-laki kalian, karena saudara persusuan itu akibat kenyangnya menyusu. (HR Bukhari dan Muslim)

2. Haruskah Ada Saksi?

Hal lain yang menyebabkan perbedaan pendapat adalah masalah saksi. Sebagian ulama mengatakan bahwa untuk terjadinya persusuan yang mengakibatkan kemahraman, maka harus ada saksi. Seperti pendapat Ash-Sharabshi, ulama Azhar. Namun ulama lainnya mengatakan tidak perlu ada saksi. Cukup keterangan dari wanita yang menyusui saja.

Bagi kalangan yang mewajibkan ada saksi, hubungan mahram yang diakibatkan karena penyusuan itu harus melibatkan saksi dua orang laki-laki. Atau satu orang laki-laki dan dua orang saksi wanita sebagai ganti dari satu saksi laki-laki.

Bila tidak ada saksi atas penyusuan tersebut, maka penyusuan itu tidak mengakibatkan hubungan kemahraman antara ibu yang menyusui dengan anak bayi tersebut.Sehingga tidak perlu ada yang dikhawatirkan dari bank susu ibu. Karena susu yang diminum oleh para bayi menjadi tidak jelas susu siapa dari ibu yang mana. Dan ketidak-jelasan itu malah membuat tidak akan terjadi hubungan kemahraman.

Dalilnya adalah bahwa sesuatu yang bersifat syak (tidak jelas, ragu-ragu, tidak ada saksi), maka tidak mungkin ditetapkan di atasnya suatu hukum. Pendeknya, bila tidak ada saksinya, maka tidak akan mengakibatkan kemahraman.

Sedangkan menurut ulama lainnnya, tidak perlu ada saksi dalam masalah penyusuan. Yang penting cukuplah wanita yang menyusui bayi mengatakannya. Maka siapa pun bayi yang minum susu dari bank susu, maka bayi itu menjadi mahram buat semua wanita yang menyumbangkan air susunya. Dan ini akan mengacaukan hubungan kemahraman dalam tingkat yang sangat luas.

Dari pada kacau balau, maka mereka memfatwakan bahwa bank air susu menjadi haram.

Dan kesimpulan akhirnya, masalah ini tetap menjadi titik perbedaan pendapat dari dua kalangan yang berbeda pandangan. Wajar terjadi perbedaan ini, karena ketiadaan nash yang secara langsung membolehkan atau mengharamkan bank susu. Nash yang ada hanya bicara tentang hukum penyusuan, sedangkan syarat-syaratnya masih berbeda. Dan karena berbeda dalam menetapkan syarat itulah makanya para ulama berbeda dalam menetapkan hukumnya.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wababarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

16 Februari, 2008

Donor ASIP (ASI perah)

Gak banyak yang tau kalo ASI bisa didonorkan. ketika ibu tidak dapat menyusui bayi secara langsung maka asi dapat diperah dan ditaruh dalam wadah seperti botol atau plastik khusus asi. ketika ibu tidak dapat memberikan asi dalam jumlah yang dibutuhkan bayi atau ibu berhalangan dalam memberikan asi seperti sakit atau meninggal, jalan keluar utama adalah tidak langsung membeli susu formula tetapi mencari donor ASI! sayangnya tidak banyak ibu- ibu menyusui yang menyadari ia dapat menjadi seorang donor asi sehingga jumlah donor asi masih amat sedikit. lagian, masyarakat kita juga belum familiar dengan hal ini sehingga pasti timbul banyak keragu- raguan ketika menerima asi donor. padahal kandungan gizi asi amat jauh lebih bergizi lho dibandingkan susu formula, jadi mestinya asi donor adalah pilihan pertama para orang tua dibandingkan susu formula terutama jika si bayi berada di bawah usia 6 bulan dan 1 tahun dimana protein susu sapi sebenarnya merupakan protein asing bagi tubuh dan memberatkan pencernaan bayi( kasiaaaaan kan..).

kata pakar laktasi neh, ibu utami rusli, asi yang dihasilkan seorang ibu yang tinggal di tempat pengungsian pun tetap jauh lebih bergizi dibandingkan susu formula yang diproduksi oleh pabrik- pabrik yang super hygienis itu.
Gizi asi akan menurun kualitasnya jika si ibu kekurangan gizi dalam waktu yang lama (mal nutrient).
jika orang tua ragu- ragu dengan riwayat kesehatan si ibu pendonor, cara paling gampang adalah dengan meminta asi donor kepada busui (ibu menyusui) yang telah dikenal. gak punya penyakit AIDS dan gak nge-drugs!that's all...

buat yang beragama muslim, khawatir anaknya menjadi saudara sepersusuan (means muhrim, gak boleh kawin bo!) tenang ajah!tidak semudah itu "talak" saudara sepersusuan dijatuhkan.
syarat jatuhnya talak "saudara sepersusuan" :
1. bayi mengisap langsung dari payudara si ibu donor. artinya asi tidak ditaruh dalam wadah lain seperti botol dan plastik
2. Bayi berusia dibawah 6 bulan dan ASI menjadi satu- satunya makanan dan minuman bayi
3. Bayi mengisap asi selama 5 hari berturut- turut
syarat lainnya lupa.. tapi yang paling utama 3 diatas dan ketiga syarat tersebut harus terpenuhi secara bersamaan, gak boleh setengah- setengah. kalo cuman 1hal yang terpenuhi yahh ga bisa dibilang sodara sepersusuan (curse me if i'm wrong)..

salam ASI, parents
ASI is the best for your baby:)

ASIP (ASI perah)

hei..hei..jangan binun baca ni posting
yup.. ASI (air susu ibu) bisa diperah lho. ASI ga harus dikasi "fresh from oven" kog. terutama neh buat ibu- ibu yang bekerja atau ada kegiatan yang gak memungkinkan si ibu menyusui babynya secara langsung tapi tetap ingin memberikan yang terbaik (baca ASI) buat si baby.
caranya ya diperah. Bisa dengan menggunakan tangan (manual) atau menggunakan pompa. Pompa ASI sendiri ada berbagai macam jenis. merk yang paling terkenal adalah MEDELA. Uups...bukan promosi lho!eikeh mah bukan marketingnya medela kog. Sekedar info ajaah..
Nah pompa MEDELA ada 3 tipe :
1. manual
2. mini electric
3. Swing
tipe yang pertama jelas butuh bantuan tangan.sroot..sroooot..harga paling murah dibanding yang laen.
nah klo yang mini elektrik harus pake listrik (namanya juga elektrik, masak pake aki!!) atau batere. portable enough dan gampang dipake. memerah bisa dilakukan dalam waktu yang cukup singkat. lumayan deh buat ibu- ibu yang curi- curi waktu di sela jam kerjanya. gak enaknya ni pompa, bunyinya itu lho!.. sebenarnya seh gak begitu berisik tp kalo kebetulan memerah di tempat yang agak sepi, na ahh..lumayan buat bikin orang- orang berpaling deh!hehe....
tipe swing hmmm..gw ga pake ni pompa. tapi dari sharing emak- emak lain. tipe ini yang paling enak dipake, waktu lebih singkat dan gampang dapet let down reflek (LDR), ini katanya siyyyy......buat yg gak ngerti, LDR tuh moment dimana asi mengucur dengan deras. biasanya diawali dengan PD yang terasa kesemutan dan menegang n then keluarlah asi yang gemah ripah loh jinawi. LDR cuman berlangsung sebentar, 1 meniatan kale ya. ketika ibu menyusui langsung bayinya, isapan bayi merangsang LDR. klo dengan mompa, ga selalu dapet LDR dan jumlah ASi yang dikeluarkan jadi ga sebegitu banyak dibandingkan kalo dapet LDR.
cumaann minusnya ni pompa harganya itu tuh bikin gak enak juga. medela swing 1 jutaan.klo yang mini elektrik 500an ribu, yang manual pastinya lebih murah lagi.

hmmm.. ternyata lumayan mahal ya perlengkapan buat ibu menyusui, tapi klo dikalkulasikan dengan susu formula seh pastinya jauuuuh lebih murah mompa memompa, dengan tipe swing sekalipun.
eikeh ga punya gambar masing- masing mompa. nanya aja ma mbah google ya, mbah google gak pelit ilmu kog, klo dia bisa pasti dijawab deh heheheeeeee...

nah..klo gak mau keluar duit,paling asyik perah ASi dengan tangan. gak perlu keluar duit banyak kan buat beli pompa. tapi kudu belajar teknik yang benar. klo udah jago biasanya volume ASi yang dikeluarkan justru jauh lebih banyak dibandingkan dengan menggunakan pompa.

so happy pumping moms!!ASI is the best for ur baby:)